Kamis, 27 September 2012

Punya pacar bukan suatu solusi ! 

Mau curhat sedikit nih sama sista/agan , sekedar berbagi pengalaman aja 
Oke langsung aja saya ceritain pengalaman saya yah  enjoy it 


Sedikit merasa tergelitik
mendengarkan keluhan teman-
teman dekat saya yang sudah
lama menjomblo. Saya punya
banyak teman dekat,
yang notabene mereka jauh
lebih ribet ketika sudah
diungkit-ungkit mengenai
kejombloannya. Jadi ceritanya
mereka sudah lelah menjadi
bahan olok-olokan teman-teman
lain yang sudah punya pacar.
Dibilang nggak laku lah, nggak
gentle lah, dan banyak lontaran
kalimat negative yang mereka
terima. Kemudian, saat itu juga,
saya yang baru dateng ke tempat kawan2 saya, ikut nimbrung
dalam pembicaraan mereka, jadi
kena getahnya.


“Kenalin lah man sama temen2 cewe lo , gw udah bosen ngejomblo terus ”


Begitu kata salah satu teman
saya. Saya pun malah tertawa,
tapi segera saya hentikan,
melihat mata mereka melotot
rame-rame segede bola
pingpong. Sayapun membenarkan posisi duduk dan
menjawab permintaan mereka
dengan kalem..
“Jadi sebenernya, kalian ini mau
ngerasain indahnya jatuh cinta,
atau cuma pengen lepas dari
olok-olokannya temen-temen?”
Lalu hening. Tidak ada yang
menjawab. Inilah yang sering
terjadi di sekitar kita. Gara-gara
jomblo, dikata-katain, lalu malu,
kemudian memaksakan biar
cepet punya pacar. Apa kalian
pikir pacar itu bisa jadi solusi?

Pertanyaan berikutnya adalah,
bagaimana bisa kamu menerima
kehadiran orang lain di
hidupmu, sementara menerima
keadaan diri sendiri aja nggak
bisa? Pertama-tama, yang harus
dilakukan adalah menerima
keadaan diri sendiri dulu. Tanya
lagi ke dalam diri masing-
masing. Apa iya, butuh banget
yang namanya pacar? Apa iya,
nggak punya pacar alias jomblo
itu se-mengenaskan yang
dibilang orang-orang? Apa iya,
jomblo itu tanda kalo diri ini
emang nggak punya kelebihan
dan jadi nggak pantes buat
dicintai? Tanya sama diri sendiri.Setelah itu, pasti deh kamu
sadar. Come on! Senganggur
itukah hidup kalian, sampai-
sampai urusan pacar bisa
membuat gelisah sepanjang
waktu? Pacar itu bisa nanti, tapi
masa depan nggak bisa
menunggu. Siapkan aja hal-hal
yang jauh lebih penting buat
masa depan kamu. Masa depan
cemerlang, siapa yang nggak
mau sama kamu nantinya?
Selain itu, bagaimana bisa kamu
mencintai orang lain ketika
mencintai diri sendiri saja kamu
nggak sanggup? Piker-pikir lagi
deh, emangnya rela gitu, dapet
pasangan yang asal-asalan hanya demi melepas predikat
jomblo? Pasti nggak rela kan.
Maunya pasti dapet yang baik,
yang sesuai sama criteria.
Karena itulah, diperlukan
pencarian yang bener-bener. Seringkali, apa-apa yang didapat
dengan cepat, akan hilang
dengan cepat juga nantinya.

Jadi, para jombloers, nggak usah
risih kalo kejombloanmu mulai
dibahas temen-temen atau
siapapun itu. Hidup dan hati kan
punya kalian masing-masing.
Kalau kalian bisa mencintai diri
sendiri apapun kondisinya, ya
sudah. Berbahagialah dengan
yang kalian punya. Cinta itu
suatu proses yang indah. Akan
datang tepat pada waktunya.
Nikmati aja. Indahnya jatuh cinta itu nggak bakalan kerasa kalau
kalian buru-buru.
Santai saja kawan, jodoh itu
sudah ada yang mengatur. Yang
penting, jadilah pribadi yang
sebaik mungkin. Jadilah pribadi
yang pantas untuk dicintai… 
Semoga bermanfaat .